Di Duga Proyek Drainase, Di Kawasan Jln Simpang Padang karet Pagaralam Selatan”, Tidak Ada Azas Manpaatnya

 

 

Publikasinusantara.com  ll. Pagar Alam-Sumatera selatan. Sistem Pekerjaan yang bermanfaat untuk masyarakat umum “hususnya warga Negara kesatuan republik Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki dua musim yang berbeda yaitu musim kemarau dan hujan. Kondisi hujan yang tak menentu ukuran curahnya menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya banjir pada beberapa daerah, Sabtu 26 Agustus 2023.

 

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah membangun drainase yang diharapkan bisa mengurangi dampak debit air hujan yang cukup tinggi.
Selain itu ketika musim kemarau sekalipun kegunaan drainase cukup penting sekali.
Tak heran jika setiap daerah khususnya di Negara Indonesia selalu memiliki sistem drainase yang cukup banyak.

 

Ada pun yang di maksud pekerjaan Umum Drainase yang ada di kawasan pagar alam selatan tepatnya di Jalan Simpang Padang karet, alokasi Drainase berada di samping kantor partai Golkar.
di duga tata letak proyek yang di kerjakan tidak memiliki Azas manpaat untuk masyarakat yang ada di lokasi bangunan tersebut.
hal ini terkesan para perancang dan meng’alokasian proyek tersebut sengaja di bangun kan untuk meraup keuntungan pihak pemegang tender dan pengelolah proyek tersebut.

 

Lantas apa pungsih drainase jika dilihat dari pengertiannya.
Drainase sendiri merupakan sebuah konstruksi yang menjadi media untuk mengalirkan air dari satu titik ke titik lain, karena dinilai sangat penting untuk membantu proses pengaliran air seperti curah hujan agar tidak terjadi genangan hingga sampai kepermukiman warga di lokasi ada nya Drainase yang di bangun oleh pemerintah.

 

Bayangkan saja jika sebuah perkotaan dan/atau permukiman warga di bangun saluran air yang di sebut Drainase yang tidak memiliki sistem cukup baik dan/atau tidak memiliki Azas Manpaatnya, Maka Proyek tersebut di anggap proyek gagal.
Kenapa di anggap gagal karena saluran air tidak berpungsi dengan semestinya, Bahkan genangan air pada area tertentu akan sulit kering jika tanpa bantuan dari sistem drainase yang yang tepat dan benar peng’alokasian nya.

 

Ada pun tujuan membangun Drainase tentuh jau sebelum proyek di kerjakan Sosialisasi antara masyarakat dan toko-tokoh masyarakat, Kades/Lurah/RW/RT dan masyarakat sekitar alokasi pembangunan Drainase yang akan di lakukan pengerjaan.
Setelah mengetahui jenis-jenis drainase, kita harus mengetahui tujuan drainase.

 

Drainase memiliki tujuan penting dalam pembangunannya yaitu untuk mengurangi dan membuang kelebihan air dari suatu kawasan agar lahan tersebut bisa berfungsi secara optimal sesuai dengan kegunaannya. Sistem ini juga dapat mengendalikan erosi tanah serta kerusakan pada jalanan dan bangunan yang ada di sekitarnya,
banjir juga dapat dicegah dengan adanya sistem pengaliran air yang baik dan benar.

Namun Sangat di sayangkan pekerjaan umum yang di bangun di area jalan Simpang Padang karet Pagaralam selatan ini.
terkesan tidak memiliki Azas Manpaat nya, karena saluran air yang di bangun tidak memiliki tembusan jalur pembuang air, otomatis Drainase yang di bangun tersebut tidak ada pungsi dan Manpaat untuk masyarakat di kampung tersebut, bangunan ini berletak di samping kantor Partai Golkar, tepatnya di simpang Padang karet Besemah Serasan kecamatan Pagaralam selatan.

 

Selain dinilai tidak memiliki Manpaat dan terkesan Bodong, karena bangunan Drainase yang di kerjakan tidak memiliki Papan inpormadi keterbukaan publik, hal ini sangat disayang kan pihak kontraktor/atau pemegang proyek tidak teran separan kemasyarakat.
Ada pun dari agaran dana yang di kucurkan untuk pembangun Drainase nominal pagi dana dari mana tidak di perlihat kan kepublik, CV apa di kerjakan oleh siapa masih dalam mesteri.

 

Pada pihak yang bersangkutan PUPR Daera kota pagaralam dan PUPR Provinsi Sumatera selatan, kiranya dapat melakukan tindakan dan lakukan pengecekan sesuai prosedur Undang-undang yang berlaku di NKRI. Juga dimohon pada pihak hukum, kota pagaralam sampai kepihak Hukum provinsi Sumatera selatan, sebagai mana pungsional pengawasan dan keamanan juga pengayom masyarakat bekerja sesuai tugas dan pungsionalisme secara Propesional. kiranya dapat menimalisir dan mengoreksi kebenaran proyek Drainase yang baru selesai dikerjakan tersebut, tampak dengan jelas tidak ada keterbukaan publik atau kebenaran nya seperti apa”, angaran di terapkan dari APBD atau APBN.
Nominal Pagu Dana nya berapa- panjang kali lebar berapa, ketebalan dan tinggi bangunan nya berapa semuanya tertutup dan tersembunyi, terkesan ada unsur kesengajaan dari pihak pengelo proyek yang sengaja menutup-nutupi keterbukaan publik.

Red.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *