Jaga Ketahanan Pangan, DPRD DKI Jakarta Ajak Masyarakat Tanam Buah Dalam Pot

Jakarta – Komisi B DPRD DKI Jakarta mengajak masyarakat menjaga ketahanan pangan dengan metode Tabulampot (tanam buah dalam pot)

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto mengatakan, ajakan itu mempermudah warga yang tak memiliki lahan. Namun, tetap bisa menghasilkan buah dan sayuran.

Bacaan Lainnya

“Ketahanan pangan di daerah perkotaan memang menjadi tantangan tersendiri, karena lahan yg terbatas. Upaya memanfaatkan tanaman pot mungkin bisa sebagai alternatif,” ungkap dia saat dihubungi (11/1).

Selain itu, Wahyu juga mengusulkan pemberdayaan dengan budidaya ikan dan sayuran melalui metode Akuaponik. “Alternatif lain adalah upaya perikanan yang disinergikan dengan tanaman,” tutur dia.

Di kesempatan yang sama, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mendukung ketahanan pangan yang dilakukan Pemprov DKI yakni pelatihan Urban Farming pada masyarakat.

Akan tetapi, ia meminta kuota peserta pelatihan, penyediaan sarana dan prasarana hingga pengenalan teknologi ditingkatkan.

“Pelatihan yang dilakukan oleh Dinas KPKP masih perlu ditingkatkan lagi, baik jumlah peserta, penyediaan sarana dan pengenalan teknologi baru yang digunakan di negara lain,” ungkap dia.

Di samping itu, kesadaran masyarakat terhadap ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan yang mereka miliki juga perlu ditingkatkan. “Perlu dibangun kesadaran pada masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang mereka miliki,” tutur dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (DKPKP) Suharini Eliawati mengatakan, selain mengandalkan pasokan pangan dari luar daerah, pihaknya turut mengajak masyarakat untuk mengembangkan pertanian perkotaan (urban farming), dengan menanam bibit tanaman yang cepat panen.

Ada tujuh sasaran ruang untuk urban farming, yaitu rumah susun, lahan kosong, lahan pekarangan, gang perkampungan, sekolah, gedung, serta Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *