Mulai hari ini (sabtu, 29/11/25) penyaluran bantuan pangan 2025 untuk kabupaten Empat Lawang mulai dilaksanakan. Ada 4 desa yang terlebih dahulu menyalurkan, 4 desa tersebut adalah
Pancur Mas, Mekar Jaya, Ujung Alih dan Air Gading.
Untuk yang desa atau kelurahan lainnya segera menyusul. Total penerima bantuan pangan untuk kabupaten Empat Lawang sejumlah 12.324 kepala keluarga.
Bantuan berupa beras 10 kg dan minyak kita 1 liter perbulan, diberikan selama 2 bulan. Diharapkan penyaluran kali ini lebih baik. Jangan ada lagi pungli atas nama apapun oleh oknum petugas dilapangan atau siapapun yang memanfaatkan momentum penyaluran bantuan pangan.
Apabila ada kelompok penerima manfaat yang meninggal dunia, pindah alamat, identitas tidak jelas dan dianggap sudah mampu dan tidak layak untuk mendapatkan bantuan untuk segera dialihkan kepada mereka yang sudah terdata dalam cadangan penerima bantuan dengan berkoordinasi dengan kepala desa atau lurah setempat.
Kepada pihak ketiga untuk aktif turun kelapangan. Mengatur penyalur bantuan secara efektif sehingga jangan menambahi beban kerja korcam dan kordes.
Seharusnya pendistribusian diatur jangan sampai larut malam, keamanan dan kebersihan penyimpanan bantuan yang melibatkan pegawai dikantor camat, kelurahan dan desa harus diperhatikan, jangan diserahkan seluruh kepada korcam dan kordes.
Selama ini pola yang pakai oleh pihak ketiga sebagai penyalur seperti itu, mereka tinggal terima beres, tinggal menerima laporan tanpa memperhatian rasa lelah dan tanggungjawab yang mereka pikul secara tidak langsung. Sebelum penyaluran bantuan, Dinas Ketahanan Pangan Empat Lawang, kecamatan disibukan menempekan stiker diminyak yang jumlahnya 12.324 kali 2.
Adapun untuk titik pembagian telah disepakati masih korcam dan kordes. Untuk mengantisipasi kesalahan dan kekurangan dalam penyaluran bantuan pangan silahkan semua pihak menghubungi dinas Ketahanan pangan Empat Lawang, korcam, kordes yang ada di Empat Lawang untuk pembagian atau penyaluran, untuk diluar itu bisa menghubungi pihak ketiga langsung
. “Bantuan harus sampai pada penerima sesuai data, tidak ada lagi namanya pungli dengan alasan apapun. Pihak ketiga diharap aktif, jangan main perintah dan menerima laporan saja dan jangan lagi segala urusan dibebankan kepada mereka yang tidak sesuai tugas utamanya.” tegas Noperman Subhi kepala dinas Ketahanan Pangan Empat Lawang.






