Puluhan Ribu Aksi Masa Kepala Desa Kepung Kantor DPR-RI Senayan Jakarta,Tuntut pengesahan UU,Desa Nomor 6 Tahun 2014

 

 

Publikasi Nusantara.com ||.Jakarta.
Aksi bersama Desa menuntut revisi Undang – undang Desa Nomor 06 Tahun 2014 yang tergabung dari delapan organisasi yaitu DPP APDESI Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia, DPN PPDI Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Perangkat Desa Indonesia, ABPEDNAS Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional, Kamis 23 November 2023.

Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Kepala Desa Indonesia, PABPDSI Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia, PP-PPDI Pengurus Pusat Persatuan Perangkat Desa Seluruh Indonesia, KOMPAKDESI Komunitas Purna Tugas Kepala Desa Indonesia dan PARADE NUSANTARA Persatuan Rakyat Desa Nusantara.

Aksi ini diselenggarakan mengacu pada hasil Silahturahmu Nasional SILATNAS Desa 2023 di Senayan Jakarta, dan dihadiri 2.000 peserta serta memberikan rekomendasi utama, yaitu Mendesak Revisi Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Pada Hari Kamis ,Tanggal 23 November 2023 melakukan aksi di depan gedung DPR RI yang dihadiri 20.000 peserta terdiri dari seluruh Kades, BPD, Perangkat desa seluruh Se-indonesia.

Dengan agenda aksi tersebut bahwa seluruh kades mendesak KETUA DPR RI untuk mengesahkan REVISI Undang – undang Desa pada sidang Paripurna Penutup 2023, pada tanggal 05 Desember 2023.
Jika tuntutan tidak dipenuhi maka Kepala Desa, BPD dan perangkat Desa akan menolak Tugas Perbantuan Pemilu 2024.
Dan peserta aksi pun menginginkan untuk Ibu Puan Maharani selaku Ketua DPR RI untuk datang dan menemui massa aksi, juga meminta hadir di tengah-tengah peserta aksi serta menyampaikan dan memberikan statement untuk mengesahkan Undang-undnag Desa Nomor 06 Tahun 2014.

“Saudara-saudaraku para Kepala Desa, BPD dan Perangkat Desa seluruh Indonesia yang hadir hari ini di depan Gedung DPR-RI, kita melakukan aksi ini untuk mendesak kepada Ketua DPR-RI untuk mengesahkan revisi undang – undang Desa pada 05 Desember 2023. Dan meminta kepada para anggota dewan yang duduk di singgasana untuk segera mengesahkan revisi undang-undang desa nomor 06 tahun 2014.
Jika kami tidak diperbolahkan masuk maka kami meminta kepada ketua DPR-RI hadir di tengah – tengah kami.

Apabila tuntutan kami tidak dipenuhi maka kami seluruh kepala desa, BPD dan perangkat Desa akan menolak tugas perbantuan Pemilu 2024 jika revisi undang-undang desa tidak disahkan ,” ujar H Surta Wijaya,S.P.D.,M,SI. selaku Ketua Umum APDESI Se-indonesia.

Ketua Umum Abdesi saat menyampaikan orasinya.
“Kepala Desa…..Bersatu….Indonesia…Maju…kita tak akan mundur sampai tuntutan kita diterima oleh DPR RI, kita kan tetap bertahan di sini sampai Ketua DPR-RI hadir atau kita diperbolehkan masuk…tetap semangat untuk memperjuangkan revisi undang – undnag desa,” sambungnya.

Aksi ini merupakan perjuangan dari seluruh kepala desa seluruh Indonesia dan murni pergerakan dari desa serta tidak terikat pada calon presiden, calon legeslatif manapun.
Karena suara Indonesia merupakan berasal dari suara desa, bahkan aksi ini pun mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Bahkan aksi tersebut berjalan dengan lancar tanpa adanya unsur anarkis bahkan tidak ada bentrok dengan pihak aparat, setelah di terimanya perwakilan dari peserta aksi di terima sebanyak 20 orang. Setelah tuntutan diterima dan disampaikan langsung oleh ketua umum APDESI massa pun membubarkan diri dan akan kembali pada tanggal 05 Desember 2023 untuk mengawal proses pengesahan Revisi undang – undang nomor 6 tahun 2014.
[Red]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *