Terima Aksi Unras Damai, Bawaslu Kabupaten Toba Siap Terima Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu 2024

Publikasinusantara.com | TOBA – Badan Pengawas Pemilhan Umum (Bawaslu) Kabupaten Toba menerima laporan dugaan pelanggaran pemilu dari masyarakat Toba di kantor Bawaslu Kabupaten Toba, Senin, (19/02/2024).

Ratusan masa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Kabupaten Toba ini diterima langsung oleh Ketua dan jajaran Anggota Bawaslu Kabupaten Toba

Bacaan Lainnya

Adapun maksud kedatangan masa untuk menyampaikan selembar pernyataan sikap terkait Dugaan pelanggaran Pemilu di Kecamatan Pintu Pohan Meranti seperti yang disampaikan oleh Koordinator aksi Franki Silitonga bersama tiga rekannya Romulus Sitorus, Tua Manurung dan Rudi Napitupulu saat menyampaikan aspirasinya di Halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Toba.

Bahwa Proses rekapitulasi yang dilaksanakan ditingkat kecamatan Pintu Pohan Meranti pada hari sabtu tanggal 18 Pebruari 2024 bertempat di Aula Kantor Camat Pintu Pohan Meranti dimana saat proses rekapitulasi desa Meranti Timur adanya perbedaan jumlah suara setiap Salinan di dalam c hasil Salinan DPRD kabupaten yang di terima oleh setiap partai peserta pemilu, sehingga dalam proses rekapitulasi saksi setiap partai mengajukan interupsi dalam perbedaan c hasil Salinan DPRD kabupaten agar panitia pemilihan kecamatan membuka kotak suara untuk menghitung ulang surat suara yang didalam kotak, terang Franki

Namun usulan tersebut tidak di indahkan oleh panitia kecamatan sehingga panitia kecamatan melembarkan interupsi tersebut kepada Panwas Kecamatan dan Panwas Kecamatan menyarankan proses rekapitulasi tetap dilanjutkan dengan tdak membuka kotak suara, ungkap Franki

Akibat tidak di indahkan nya proses interupsi yang di ajukan oleh saksi partai, beberapa saksi partai poltik Walk Out dari proses rekapitulasi, ujarnya

Adapun saksi yang Walk Out adalah saksi dari  partai PDIP, Perindo, Golkar dan Demokrat

Menurutnya sesuai PKPU 5 TAHUN 2024 tentang pedoman teknis pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara dalam pemilihan umum proses penyelesaian keberatan adalah pihak saksi dan bawasiu dapat mengajukan keberatan terhadap selisih rekapitulasi. Maka sesuai dengan pedoman teknis tersebut sangat jelas panitia pemilihan kecamatan dan pawas kecamatan Pintu Pohan Meranti melanggar pedoman teknis tersebut.

Kami meminta kepada Bawaslu Kabupaten Toba untuk memanggil Panwas Kecamatan Pintu Pohan Meranti untuk dilakukan klarifikasi terkait keputusan rekomendasi dalam proses rekapitulasi dan memberikan sanksi dengan tegas, tegas Franki Silitonga

Bawaslu Kabupaten Toba menyambut baik aspirasi masyarakat Toba yang ambil bagian dalam mengawal pesta demokrasi.

Ketua dan Anggota Bawaslu kabupaten Toba menerima Laporan tersebut secara langsung yang disampaikan oleh perwakilan aksi

Bawaslu Kabupaten Toba akan melakukan kajian terhadap bukti yang diberikan, demi memastikan tindakan yang di ambil  sesuai dengan peraturan yang berlaku dan memberikan keadilan kepada semua pihak yang terlibat.

Bawaslu Kabupaten Toba tetap berkomitmen untuk memastikan bahwa pemilihan umum dijalankan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang kuat dan berkualitas.

Usai menemui jajaran Bawaslu Kabupaten Toba dan menyampaikan tujuan mereka, ratusan masa langsung meninggalkan Kantor Bawaslu dan melanjutkan aksi unras damainya ke Kantor KPU Kabupaten Toba

Aksi Unras dari Aliansi Masyarakat Kabupaten ini mendapatkan pengawalan ketat dari aparat, mereka berunjuk rasa untuk menyuarakan dugaan pelanggaran dalam Pemilu 2024. ( DNM )

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *