Empat Lawang, Sumatera Selatan- Kecaman ini muncul setelah adanya laporan tentang dugaan penyimpangan dana yang merugikan negara, Jum’at (2/1/2026).
Gubernur Sumsel telah memberikan bantuan Rp 57,12 miliar juta untuk 2.856 Desa, Masing-masing desa mendapat 20 juta.
Awak media menyatakan bahwa dugaan penyimpangan ini tidak dapat ditolerir dan harus diusut tuntas. “Kami selaku Lembaga Swadaya Masyarakat tidak akan membiarkan penyimpangan ini terus berlanjut. Kami akan bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini,” tegasnya.
Dugaan penyimpangan bantuan Gubernur 2025 ini telah menimbulkan kerugian negara yang tidak sedikit. Oleh karena itu,awak media meminta kepada aparat penegak hukum untuk segera mengusut dan menindaklanjuti kasus ini.
Belum lagi kami mendapatkan informasi khususnya oknum pegawai Camat Lintang kanan kabupaten empat lawang di duga melakukan praktek pungli Rp.1.50x.xxx Perkepala desa melalui forum dan atau kepala desa.
Saat di konfirmasi ketua forum kepala desa bungkam tak ada jawaban.
Sedangkan dengan oknum pegawai DBPMD menjawab juga saat di konfirmasi via whatsap.
Wakallaikumsallam SPJ bangub saya tidak buat nya pak
Kemaren sudah di arahkan ke desa untuk buat sendiri di desa SPJ bangubnya
Dan hari Selasa kemaren SPJ bangub sudah di antar ke kantor oleh desa pak
Dan sekali lagi maaf pak yaaa saya tidak menerima uang serta buat SPJ ny 🙏
Kami dapat infirmasi dibeberapa laporan oknum tentang hal tersebut jawaban dari beberapa oknum tersebut ada yang mengakui hal tersebut memang ada ,seandainya kalau hal itu tidak ada maka uang yang kami berikan harus di kembalikan .tutup nya
Demikian pemberitaan ini kami muat karena kami merasa sudah melakukan konfirmasi sebelum berita ini kami tayangkan ,jikalau ada kata kata kami siap merapat tulisan yang ada di dalam pemberitaan ini sesuap pakta.
Feri indra leki





