PHMI Kembali Bongkar dugaan paket proyek pemeliharaan irigasi balai besar  sumatera selatan tahun 2024 dengan angaran  miliaran rupiah Piktif dan atau rekayasa

 

 

Empat lawang  Publikasi Nusantara.com Perisai Hukum masyarakat indonesia PHMI siap bertarung dari hasil investigasi pekan lalu terkait proyek pemeliharaan irigasi balai besar wilayah aliran sungai sumatera selatan tahun 2024 kecamatan muara pinang kabupaten empat lawang propinsi sumatera selatan di duga piktif dan atau pekerjaan di rekayasa 29/7/2026

 

Informasi yang di himpun dan atau hasil investigasi  di empat paket proyek dengan nilai Rp.1 (miliar lebih di sebuah di area lintang kiri di duga piktif dan atau di rekayasa,keterangan masyarakat proyek tersebut tidak di kerjakan ,walau pun ada pekerjaan itu adalah di rekayasa dan atau di kerjakan secara swadaya masyarakat karena aliran air irigasi tersebut sangat di butuhkan masyarakat dan atau petani di sekitarnya ini di duga pembodohan publik.

Nama kegiatan,Satker sumber dana pelaksa balai kontrak
Pemeliharaan rutin jaringan lintang kiri sumatera selatan kabupaten empat lawang volume 27.09 km dana APBN 2024 swakelola.

Paket proyek pemeliharaan irigasi balai besarwilayah sungai sumatera (BBWSS) VIII tahun angaran 2024 di kecamatan muara pinang kabupaten empat lawang  Sumsel , berdasarkan informasi ada 4 paket proyek dengan nilai satu miliar lebih yang berada di lintang kiri:

1.Rp.72.000.xxx
2.Rp.99.000.xxx
3.Rp.372.500.xxx
4.Rp 497.199.xxx

Senilai Rp.1.040.699.xxx rupiah

Dan di tahun 2025 PHMI kembali mendapatkan laporan masyarakat hal proyek serupa di Atas di duga banyaknya belanja barang dan atau alat mesin rumput dan Mark up dan atau piktif rekayasa nota belanja sehingga SPJ nya di duga sebagai pormalitas saja dan masih banyak lain nya ,

Kami minta kepada pemerintah dinas terkait ,BPK dan aparat penegak hukum segera respon dan tindak lanjuti pemberitaan dan laporan kami .

Hal di atas saat di konfirmasi bahwa awak media, inisial YD yang ada di balai sumsel yang akan konfirmasi terlebih dahulu dengan pimpinannya,dan atau kami minta hubungkan ke pajabat sebelumnya  F P sampai saat ini kami awak media belum menerima jawaban yang memuaskan,  YD juga menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut dari hasil pengawasan tidak di temukan penyimpangan ,tapi sangat di sayangkan, kami juga menerima laporan beberapa media nasional pekan lalu ada sistim penyelesaiannya diduga dengan angka nominal tinggi maka dari itu PHMI akan bongkar semua dugaan tersebut ,maka demi kepercayaan masyarakat sehingga berita kami tayangkan .

Pimpred ,Feri Indra leki

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *