Status Siaga Polres Muara Enim Terus Gencarkan Himbauan Karhutlah

 

Muara Enim –

Mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah kondisi cuaca panas dan meningkatnya potensi lahan kering, jajaran Polres Muara Enim terus menggencarkan upaya pencegahan di wilayah yang dinilai rawan.

Salah satunya dilakukan anggota Satuan Samapta Polres Muara Enim dengan menyebarluaskan Maklumat Kapolda Sumatera Selatan kepada masyarakat di Desa Suban Jeriji, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, terutama saat kondisi cuaca kering yang dapat menyebabkan api dengan cepat meluas.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendry Syaputra melalui Kabag Ops Kompol Herry Widodo didampingi Kasat Samapta AKP Lukman Hartono mengatakan, pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kepolisian tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga terus memberikan edukasi dan imbauan secara langsung kepada warga.

“Maklumat Kapolda Sumatera Selatan ini kita sebarkan sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya dapat merugikan banyak pihak,” ujar Kompol Herry Widodo Minggu 06 September 2026.

Selain mengancam lingkungan, Karhutla juga dapat menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan masyarakat, mengurangi jarak pandang pengguna jalan serta mengganggu aktivitas sosial dan perekonomian.
Dalam kegiatan tersebut, anggota Samapta juga mengingatkan warga agar segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar, khususnya di sekitar kawasan perkebunan, semak belukar dan lahan yang mudah terbakar.
“Apabila melihat adanya titik api, segera laporkan kepada petugas. Jangan menunggu api membesar. Penanganan sejak dini akan jauh lebih mudah dibandingkan ketika api sudah meluas,” tegasnya.

Jajaran Polres Muara Enim juga terus melakukan pemetaan dan pemantauan terhadap wilayah yang memiliki potensi terjadinya Karhutla. Upaya pencegahan dilakukan melalui patroli, sambang warga, sosialisasi, penyebaran maklumat serta koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait.

Kepolisian berharap langkah tersebut dapat meningkatkan kepedulian masyarakat sehingga potensi Karhutla dapat ditekan sejak dini.

Polres Muara Enim menegaskan bahwa menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar menjadi salah satu kunci utama dalam mencegah bencana Karhutla di wilayah Kabupaten Muara Enim.

Belly Steven

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *