Peran Strategis Bupati Empat Lawang di Kancah Nasional, Dorong Geografi Kembali Jadi Mata Pelajaran Wajib

Jakarta – Kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Empat Lawang. Bupati Empat Lawang, Dr. H. Joncik Muhammad, S.Si., S.H., M.M., M.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Kagegama (Keluarga Alumni Geografi Universitas Gadjah Mada), menunjukkan kiprah kepemimpinan di tingkat nasional dengan menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi X DPR RI di Jakarta, Selasa (08/04/2026).

Dalam forum strategis tersebut, Dr. H. Joncik Muhammad tampil sebagai representasi kuat dari kalangan akademisi sekaligus kepala daerah, yang secara aktif mendorong penguatan sistem pendidikan nasional. Salah satu poin penting yang disuarakan adalah upaya mengembalikan mata pelajaran Geografi sebagai mata pelajaran wajib di sekolah.

Kehadiran beliau tidak hanya sekadar formalitas, namun menjadi bukti nyata komitmen dalam memperjuangkan kualitas pendidikan, khususnya dalam membangun pemahaman generasi muda terhadap kondisi geografis Indonesia yang kompleks dan kaya potensi.

Sebagai Ketua Umum Kagegama, Dr. H. Joncik Muhammad menegaskan bahwa Geografi memiliki peran vital dalam membentuk karakter bangsa yang memahami lingkungan, mitigasi bencana, hingga perencanaan pembangunan berkelanjutan.

“Geografi bukan hanya ilmu tentang peta, tetapi tentang masa depan bangsa. Generasi muda harus memahami ruang hidupnya agar mampu menghadapi tantangan global,” ungkapnya.

Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, karena dinilai sejalan dengan kebutuhan Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki keragaman geografis tinggi.

Momentum kehadiran Dr. H. Joncik Muhammad di forum nasional ini sekaligus menegaskan bahwa kepemimpinan daerah mampu berkontribusi nyata dalam perumusan kebijakan strategis di tingkat pusat. Ini menjadi bukti bahwa daerah tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang aktif memberikan gagasan dan solusi.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan legislatif, diharapkan wacana penguatan kembali mata pelajaran Geografi dapat segera terwujud demi mencetak generasi yang unggul, sadar lingkungan, dan berwawasan kebangsaan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *