Bupati Empat Lawang Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Di Desa Rantau Kasai

EMPAT LAWANG// – Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad, yang didampingi Ketua TP-PKK Empat Lawang, Hj. Heppy Sapriani.Turun langsung mengunjungi korban kebakaran di Desa Rantau Kasai, Kecamatan Lintang Kanan. Ini dilakukan guna memastikan kondisi warga sekaligus menyerahkan bantuan secara langsung kepada para korban kebakaran.

Kehadiran Bupati Empat Lawang ini menjadi penyemangat tersendiri bagi para korban yang tengah menghadapi musibah. Dalam kunjungan itu, Bupati beserta rombongan menyerahkan bantuan berupa kebutuhan bahan pokok, pakaian layak pakai, serta sejumlah bantuan lainnya yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa warganya. Pemerintah daerah akan selalu hadir di tengah masyarakat, terlebih saat warga sedang mengalami cobaan.

“Kami turut prihatin atas musibah ini. Semoga keluarga yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan. Pemerintah Kabupaten Empat Lawang akan berupaya semaksimal mungkin membantu kebutuhan masyarakat yang terkena musibah,” Ungkap Bupati Joncik, Sabtu (21/2/2026).

Bantuan yang diberikan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap masyarakatnya. Solidaritas dan gotong royong harus terus dijaga, terutama saat menghadapi bencana.

“Kepada seluruh masyarakat agar senantiasa waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan. Kewaspadaan menjadi langkah penting untuk mencegah musibah serupa terulang kembali,” ucapnya.

Dirinya berharap agar bantuan yang disalurkan dapat sedikit meringankan beban para korban dan membantu mereka bangkit kembali.” Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan moral maupun material kepada warga yang terdampak.

Kunjungan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam setiap denyut kehidupan masyarakat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *